Pizetta

Sabtu, 21 Januari 2012 Pkl 14.30…. Walaupun belum lama libur akhir tahun namun kalender menunjukkan long weekend di awal bulan tahun 2012. Ya minggu ke 3 dari tanggal 21 sampai dengan tanggal 23 Januari. Terutama karena tanggal 23 Januari adalah hari raya Imlek, Tahun Baru Cina. Saya dan suami seperti biasa menikmati weekend ini dengan jalan-jalan di siang hari. Sebenarnya kami mampir ke beberapa tempat tetapi karena perut mulai meminta makanan akhirnya kami memutuskan untuk mencari tempat makan. Sebelumnya saya dan suami sudah makan siang di rumah tapi sekarang beda lagi saya ingin menikmati makanan lain ya semacam dessert menuju sore hari. Dessert yang pasti rasanya manis dan saya lagi ngidam makan pancake akhirnya kami mencoba Pisetta café yang terletak di jalan Bahureksa.

Saat kami tiba, café ini tidak dipenuhi pengunjung. Biasanya sebuah café di Bandung akan ramai oleh penikmat kuliner terutama saat weekend tiba. Kami disambut waitress dan langsung diberikan menu. Café ini mengutamakan ice cream, pancake, crepes dan waffle. Ada juga makanan lain seperti steak atau hotdog. Saya sempat bingung mau memesan pancake atau crepes karena foto makanan yang ditawarkan sama-sama menarik. Akhirnya saya memesan Captain Hook pancake – 2 buah pancake dilengkapi ice cream pilihan (saya memilih banana cherry ice cream) dan beberapa potong pisang. Suami memesan hotdog dan cola float.

Sekitar 10-15 menit pesanan kami tiba. Untuk rasa ya cukup enak tapi jujur menurut suami saya sebenarnya pesanan kami bisa kita buat di dapur rumah sendiri karena pancake dan hotdognya tidak begitu istimewa. Mungkin untuk lain waktu saya akan mencoba membuat sendiri dan pasti bagi-bagi tips di jurnal berikutnya. Terutama hotdog yang agak berbeda hanya ukuran sosis yang lebih besar dari kebanyakan hotdog yang dijual di pasaran.

  Cola float                  Captain Hook Pancake

 

Hot Dog

Tak lama menghabiskan pancake sepertinya saya masih ingin menikmati menu lain. Saya tertarik dengan poffertjes, salah satu dessert favorit saya dengan keluarga. Untuk anda yang belum tahu poffertjes adalah makanan khas Negara Belanda terbuat dari adonan tepung yang dibuat berbentuk bola-bola kemudian dinikmati dengan tepung gula. Tadinya saya mau memesan original poffertjes tetapi saya juga tertarik dengan black and white poffertjes – poffertjes yang dibalut lelehan coklat dan diberi sedikit tepung gula. Foto dalam menu itu benar-benar bisa mempengaruhi kita untuk memesan makanan walaupun dalam kenyataannya bisa lebih enak atau malah jauh dari bayangan kita. Saya memesan black and white poffertjes.

 

Sekitar 10 menit pesanan saya datang, sedikit ada kekeliruan. Waitress mengira saya akan membawanya pulang padahal saya akan makan di tempat. Ya karena terlanjur dibungkus mereka mengeluarkannya dari kotak hasilnya bentuk bulat poffertjes menjadi gepeng L. Saya mencobanya dan rasanya sangat manis karena balutan lelehan coklat cair, cukup enak. Poffertjes yang manis membuat saya ingin minum. Untuk menetralkan lidah saya, saya memesan mineral water. Ok sepertinya perut saya sudah cukup menikmati dessert sore ini. Biaya yang kami habiskan sebesar 89.100 rupiah. Hmm cukup mahal untuk makanan yang kami pesan sebenarnya bisa dibuat di rumah, ya karena weekend tak apalah sembari menikmati cerahnya cuaca kota Bandung.

Black & White Poffertjes

Pizetta

Italian Ice Cream & Pancake Parlor

Jl Bahureksa

Bandung

Tinggalkan komentar

Filed under Food

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s