Cocorico

COCORICO

Sabtu 9 Juni 2012… Saat itu saya beserta suami dan anak saya merencanakan untuk makan siang di daerah Dago atas yang terkenal dengan berbagai macam Cafe. Sudah cukup lama saya tidak menikmati kuliner daerah Dago atas sehingga membuat saya kembali penasaran dengan makanannya. Dulu saya pernah melewati daerah tersebut dan melihat satu Cafe yang menarik minat saya, Cocorico Cafe. Saya dan suami akhirnya memutuskan untuk menikmati santap siang disana.

Setibanya di Cocorico waktu sudah cukup siang malah menuju sore karena lalu lintas cukup padat. Kami memilih kursi sofa tak lain untuk merebahkan anak saya yang saat itu masih berusia 3 bulan. Interiornya cukup oke, nuansa modern sepertinya kalau malam akan lebih meriah dengan lampu2nya dan juga pemandangan malam kota Bandung yang bisa dilihat dari tempat duduk dekat kaca besar. Di Cocorico juga ada sajian musik akustik setiap malam Minggu, sayang saya datangnya siang jadi musik belum dimulai.

Kami langsung melihat menu yang diberikan. Jujur saya agak bingung dengan menunya. Bingung karena akhir-akhir ini saya mengunjungi Cafe yang mayoritas sajian makanannya ala Italia seperti pasta, Steak. Cocorico juga menyajikan menu seperti itu ada juga menu Indonesia. Akhirnya saya memilih Ravioli pesto, sejenis pasta yang disajikan dengan olahan bayam. Untuk appetizernya saya memilih Chef’s salad karena salah satu menu yang direkomendasikan. Minumnya saya pesan Thai Milk Tea. Suami saya memesan Club Sandwich dengan minumnya Mint Mojito.

Sekitar 20 menit sajian datang. Diawali dengan minuman Thai Milk Tea dan Mint Mojito. Saat mencoba Thai Milk Tea ya rasanya cukup enak tapi tidak jauh berbeda dengan cafe2 lain. Namun untuk Mint Mojitonya saya dan suami kecewa. Sepertinya terlalu banyak es serutnya dan rasanya juga aneh. Saya tidak merekomendasikannya untuk siapapun. Tak lama pesanan saya Ravioli Pesto datang. Sebelum menyantapnya saya melihat sajiannya. Hmm seperti kurang menggugah selera lalu saya mencobanya. Satu kata untuk rasanya maaf, aneh . Suami saya juga sedikit mencobanya dan dia juga sependapat dengan saya. Namun saya tidak mau membiarkannya, saya tetap menyantapnya dengan alasan takut mubazir. Chef’s salad datang. Saya berharap salad ini bisa menutup kekecewaan saya karena menu ini direkomendasikan. Dressing salad ini menggunakan salad oil. Saya tak sabar mencobanya karena sudah lama saya tidak makan salad. Dan saat mencobanya maaf, aneh dan jujur tidak enak. Mungkin baru review ini saya mengatakan makanan tidak enak. Karena rasanya sangat tidak cocok dimulut jadi saya tidak memaksakan menghabiskannya walaupun ada rasa sayang karena mubazir. Sebenarnya sajiannya sangat menarik, warna dari macam2 sayuran sangat cerah tapi tampilan menjadi tidak berarti karena rasanya yang aneh. Club Sandwich datang. Yah rasanya sih tidak spesial, biasa saja sepertinya kita masih bisa membuat sendiri di rumah tapi tidak menimbulkan kekecewaan yang keempat kalinya.

20120716-131102.jpg

20120716-131112.jpg

20120716-131139.jpg

20120716-131210.jpg

</a

20120716-132509.jpg

Sebenarnya saya bisa saja mengutarakan pendapat atau kritik kepada managernya tapi saya sudah tidak semangat. Biasanya kalau saya dan suami kecewa ya kami tidak akan makan disitu lagi. Biaya yang kami habiskan sebesar 160,545 rupiah sudah dengan pajak dan service 15%. Harga yang sangat mahal untuk kekecewaan kami😦. Sorry Cocorico, we're dissapointed.

Cafe Cocorico
Jl Bukit Pakar Timur 19
022-2503262
Bandung

1 Komentar

Filed under Food

One response to “Cocorico

  1. It looks very nice, maybe you should try the traditional chips from the original minang Kabau Indonesia. made of cowhide. very enjoyable please visit the following page http://kerupukkulitsapiblog.wordpress.com/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s